Pengertian Gangguan Bipolar serta Gejala dan Penyebabnya

Beberapa waktu yang lalu ada salah seorang bintang sinetron yang mengaku kehadapan publik bahwa dirinya mengidap gangguan bipolar. Mungkin anda merasa penasaran tentan apa itu sebenarnya gangguan bipolar. Untuk menjawab rasa penasaran anda mengenai gangguan bipolar, stikesku.com akan berbagi informasi tentang Pengertian Gangguan Bipolar serta Gejala dan Penyebabnya yang mungkin memang perlu untuk anda ketahui.

Pengertian Gangguan Bipolar serta Gejala dan Penyebabnya

Pengertian Gangguan Bipolar serta Gejala dan Penyebabnya

Pengertian Gangguan Bipolar
Gangguan bipolar adalah suatu keadaan yang mana penderitanya mudah mengalami perubahan suasana hati secara drastis dan fluktuatif, contohnya seperti ketika seorang penderita bipolar sedang bahagia, maka secara tiba-tiba perasaannya dapat berubah menjadi sangat murung, atau juga sebaliknya. Kondisi ini termasuk kedalam salah satu masalah kejiawaan.

Ketika sedang pada fase mania atau naik, biasanya kondisi penderita gangguan bipolar dapat menjadi sangat enerjik, bersemangat dan juga banyak bicara. Sedangkan pada periode depresi atau disebut juga dengan fase turun, penderita gangguan ini akan terlihat lesu, sedih, dan juga sangat tidak bergairah.

Gejala Bipolar
Jika dilihat dari perputaran episode suasana hati, ada penderita yang mengalami keadaan normal diantara depresi dan mania. Walaupun begitu, pada sebagian orang penderita gangguan bipolar ada juga yang mengalami perputaran dengan cepat dari fase ke fase tanpa adanya periode normal. Tiap fase gejala yang termasuk parah bisa berlangsung cukup lama hingga beberapa minggu.

Pada gangguan bipolar, terdapat juga penderita gangguan ini yang mengalami depresi dan mania secara bersamaan. Contonya seperti ketika penderita gangguan bipolar merasa sangat bersedih dan putus asa, disaat bersamaan dirinya juga merasa sangat berenerjik, begitu juga sebaliknya. Kondisi seperti ini termasuk gejala yang jarang terjadi dan dinamakan dengan periode campuran.

Gejala-gejala pada fase mania
Pada fase mania, biasanya penderita gangguan bipolar akan mengalami rasa sangat gembira dan bersemangat yang disebabkan karena naiknya suasana hati secara signifikan. Biasanya penderitanya akan merasa sangat berenerjik serta merasa tidak lelah walaupun mereka kurang tidur. Kondisi seperti ini dapat membuat mereka mengalami peningkatan libido serta banyak bicara dengan sangat cepat.

Selain itu, pada fase mania, biasanya ego penderita gangguan ini menjadi lebih tinggi, sehingga tidak sedikit dari mereka yang menjadi mudah terusik atau tersinggung, merasa bangga pada dirinya sendiri, menganggap bahwa dirinya sangat penting, serta tidak jarang mereka juga melakukan hal-hal sembrono seperti membuat keputusan yang dapat merugikan orang lain maupun diri sendiri atau membuat keputusan besar yang berisiko tinggi.

Terkadang pada penderita gangguan bipolar yang parah, mereka juga bisa mengalami berbagai gejala psikotik seperti halusinasi dan delusi. Ketika sedang berhalusinasi, seseorang akan merasa seperti melihat atau mendengar sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Ketika seseorang sedang mengalami delusi, orang tersebut akan merasa yakin pada sesuatu yang pada umumnya tidak benar atau tidak masuk akal.

Gejala-gejala Pada Fase Depresi
Biasanya penderita yang mengalami gangguan bipolar pada fase depresi akan mengalami penurunan suasanan hati secara signifikan, sehingga dapat menyebabkan penderitanya akan merasa sangat cemas, sedih, merasa lelah, sulit tidur, pesimis, serta cenderung mudah putus asa. Jika kondisi ini dibiarkan begitu saja dan menjadi semakin parah, dikhawatirkan penderitanya menyakiti dirinya sendiri atau bahkan melakukan bunuh diri.

Biasanya penderita bipolar pada fase ini mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi serta daya ingatnya mengalami penurunan. Selain itu, pada fase depresi juga bisa menyebabkan hubungan penderita dengan orang terdekatnya menjadi ruksak yang diakibatkan karena hilangnya minat terhadap aktivitas sehari-hari serta menarik diri dari kehidupan sosial.

Penyebab Gangguan Bipolar
Sampai saat ini, belum dapat diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab terjadinya gangguan bipolar. Akan tetapi terdapat beberapa faktor yang diyakini dapat memicu gangguan ini, beberapa diantaranya yaitu :

Adanya gangguan pada produksi atau pada keseimbangan zat-zat pengantar sinyal antara saraf di otak yang dapat menyebabkan terganggunya kinerja saraf yang mengatur suasana hati.
Faktor genetik atau keturunan

Stres merupakan salah satu faktor lainnya yang dapat menyebabkan gangguan bipolar. Banyak penderita gangguan bipolar yang disebabkan memiliki tekanan hidup yang tinggi, contohna seperti putus hubungan dengan kekasih, mengalami perceraian, mengalami tekanan di dalam sekolah, keluarga, atau tempat kerja, adanya pengalaman pelecehan, atau juga karena ditinggal mati oleh orang yang dicintainya.

Selain stres, salah satu hal yang dapat membuat terbentuknya gangguan bipolar pada diri seseorang adalah gaya hidup yang negatif. Contohnya seperti kecanduan minuman beralkohol serta penyalah gunaan obat-obatan.

Itulah informasi mengenai Pengertian Gangguan Bipolar serta Gejala dan Penyebabnya yang dapat disampaikan. Semoga saja informasi di atas dapat bermanfaat untuk semuanya.

Pengertian Gangguan Bipolar serta Gejala dan Penyebabnya

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*