Pengertian Alergi, serta Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Pada artikel kali ini, saya selaku admin web stikesku.com akan berbagi informasi mengenai Pengertian Alergi, serta Penyebab, Gejala dan Pengobatannya. Semoga saja informasi yang akan disampaikan ini dapat bermanfaat untuk anda semua.

Pengertian Alergi, serta Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Pengertian Alergi, serta Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Pengertian Alergi
Alergi merupakan bentuk reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun sebenarnya tidak. Ini bisa berupa substansi yang masuk atau bersentuhan dengan tubuh.

Penyebab Alergi
Substansi penyebab alergi atau alergen biasanya tidak berbahaya dan tidak mengakibatkan gejala alergi pada orang lain. Beberapa jenis alergen yang umumnya dapat menyebabkan alergi meliputi:

  • Gigitan serangga, misalnya sengatan lebah.
  • Makanan tertentu, misalnya kerang, kacang-kacangan, kepiting, udang serta susu.
  • Substansi di udara, misalnya bulu hewan, tungau debu atau serbuk sari.
  • Obat-obatan, misalnya antibiotik penisilin.
  • Alergen yang bersentuhan dengan kulit secara langsung, misalnya bahan kimia pada parfum, sabun, sampo atau bahan lateks.

Reaksi alergi muncul saat sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap alergen yang dianggapnya berbahaya, walau sebenarnya tidak. Karena itu, terbentuklah antibodi yang disebut imunoglobulin E (IgE). Saat kontak antara tubuh dan alergen kembali terjadi, tubuh akan memproduksi lebih banyak IgE. Kemudian IgE akan memicu pelepasan zat-zat kimia alami seperti histamin yang menyebabkan gejala-gejala alergi.

Gejala Alergi
Gejala-gejala alergi yang dialami umumnya tergantung kepada jenis alergen. Misalnya gejala alergi akibat makanan akan menyebabkan gejala pada mulut atau sistem pencernaan, sedangkan alergi debu akan menyebabkan gejala pada sistem pernapasan. Berikut ini adalah penjelasan detailnya.

  • Alergi Karena Gigitan Atau Sengatan Serangga
    Selain pembengkakan pada bagian yang digigit, jenis alergi ini dapat menyebabkan munculnya gatal-gatal di seluruh tubuh, batuk-batuk, sesak dada, serta sesak napas.
  • Alergi Karena Substansi dari Udara
    Jika Anda memiliki alergi terhadap substansi di udara seperti debu, serbuk sari, atau tungau debu, gejala utama yang akan Anda alami biasanya adalah bersin-bersin. Gejala tersebut dapat berkembang menjadi hidung berair atau mampet yang memicu kesulitan bernapas. Gatal-gatal pada hidung, mata yang merah, berair, dan bengkak juga dapat muncul.
  • Alergi Akibat Makanan
    Alergi karena makanan tertentu dapat menyebabkan sensasi geli atau gatal dalam mulut. Pembengkakan pada bibir, lidah, mata, tenggorokan, atau wajah juga bisa terjadi. Selain itu, alergi ini juga dapat mengakibatkan ruam gatal dan merah pada kulit, mual-mual, sakit perut, serta diare.
  • Alergi Akibat Obat
    Obat juga dapat mengakibatkan reaksi alergi. Gejalanya dapat berupa gatal-gatal pada kulit, ruam, pembengkakan pada wajah, kesulitan bernapas serta anafilaksis.

Selain penyebab-penyebab di atas, alergi juga dapat muncul saat kulit tersentuh substansi tertentu. Misalnya sabun, sampo, parfum, perwarna rambut, serta perhiasan. Alergi jenis ini akan mengakibatkan sejenis peradangan pada kulit yang dikenal sebagai dermatitis kontak. Dermatitis kontak menyebabkan gejala gatal-gatal, ruam kemerahan, dan bersisik.

Pengobatan Alergi
Selain menangani alergi dengan menghindari alergennya, penanganan medis alergi juga tersedia untuk mengendalikan gejala-gejala yang muncul. Jenis obat-obatan yang biasa digunakan dalam menangani alergi adalah:
Antihistamin

Obat ini bekerja dengan menghambat efek senyawa histamin yang menyebabkan berbagai gejala alergi seperti sesak napas, mata berair dan hidung beringus. Antihistamin dapat digunakan dalam bentuk tablet, krim, cair, tetes mata, atau semprot hidung. Tetapi Anda sebaiknya berhati-hati saat membeli obat tetes mata atau semprot hidung karena tidak semuanya cocok untuk digunakan orang di segala usia.

Obat semprot kortikosteroid
Obat ini efektif untuk menangani peradangan yang terjadi pada dinding hidung dan saluran pernapasan, terutama hidung yang tersumbat. Efek sampingnya juga jarang dirasakan para penggunanya karena hanya sedikit yang terserap tubuh.

Dekongestan
Selain tablet dan kapsul, obat ini juga tersedia dalam bentuk obat tetes atau semprot hidung. Dekongestan berguna untuk membantu melegakan hidung tersumbat. Tetapi disarankan untuk tidak digunakan dalam jangka panjang.

Penghambat leukotriena
Leukotriena adalah senyawa yang dapat menyebabkan pembengkakan pada saluran pernapasan saat terjadi reaksi alergi. Fungsi obat ini adalah untuk menghambat efek leukotriena dan dapat digunakan dalam bentuk tablet. Contoh penghambat leukotriena adalah monteleukast dan zafirlukast.

sumber : alodokter.com

Itulah informasi yang dapat saya sampaikan mengenai Pengertian Alergi, serta Penyebab, Gejala dan Pengobatannya. Semoga informasi yang telah disampaikan di atas dapat bermanfaat untuk anda semuanya.

Pengertian Alergi, serta Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*