9 Cara Kreatif Mengajak Anak Supaya Aktif Bergerak

Mengajak anak untuk tetap bergerak secara aktif bukan berarti harus mengajak anak untuk selalu berolah raga terstruktur serta terencana. Terdapat 9 Cara Kreatif Mengajak Anak Supaya Aktif Bergerak yang dapat anda lakukan supaya bisa membuat anak tetap senang dan tidak bosan untuk aktif bergerak.

9 Cara Kreatif Mengajak Anak Supaya Aktif Bergerak

9 Cara Kreatif Mengajak Anak Supaya Aktif Bergerak

Berikut ini merupakan beberapa panduan yang mungkin dapat anda lakukan untuk mengajak anak supaya tetap selalu beraktivitas secara kreatif :

Menjadikan aktifitas pisik menyerupai permainan
Hampir semua anak pastinya sangat suka bermain. Jika kita membuat aktivitas fisik sebagai permainan, maka dapat membuat anak-anak akan menjadi senang dan lebih bersemangat. Melakukan lempar tangkap bola, petak umpet atau lompat tali merupakan beberapa permainan fisik yang dapat anda lakukan supaya anak dapat tetap bergerak secara aktif.

Melakukan aktivitas yang disukai anak
Walaupun sepak bola atau berenang termasuk kedalam olahraga yang umum, akan tetapi tidak semua anak menyukainya. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika anda mencoba untuk mengikuti aktivitas fisik yang disukai sang anak, seperti berlari, menari dll.

Apabila sang anak belum terlihat menyukai beberapa permainan yang bersangkutan dengan aktivitas fisik, anda dapat mencoba membiarkan sang anak untuk mencoba satu persatu berbagai aktifitas. Karena dengan memberikan pengalaman yang banyak kepada sang anank, maka dapat membuat sang anak bisa menentukan aktivitas yang nyaman untuk dirinya.

Aktivitas bersama teman-teman
Hampir semua anak pastinya sangat senang jia bermain dengan banyak teman. Jangan pernah anda melarang anak untuk bermain dengan teman sekolah, tetangga, ataupun dengan saudara. Selain itu, cobalah untuk mengikutsertakan sang anak ke dalam klub bermain atau klub olahraga seperti seperti sepak bola, itu pun jika sang anak menyukainya. Maka masukan lah kedalam klub olahraga yang pastinya disukainya. Bermain secara berkelompuk juga dapat membuat perkembangan sosial sang anak menjadi lebih baik lagi.

Jadikan aktivitas fisik sebagai hadiah
Anda bisa menjadikan aktivitas fisik seperti bermain sepak bola menjadi hiburan di sela-sela kegiatan anak ketika sedang mengerkana pekerjaan rumah. Yang terpenting adalah jangan menjadikan kegiatan fisik sebagai hukuman ketika sang anak melakukan kesalahan. Contohnya yaitu menyuruhnya berlali mengelilingi lapangan ketika sang anak mendapatkan nilai yang kurang baik, karena cara ini dapat membuat sang anak memiliki persepsi bahwa kegiatan fisik merupakan suatu aktivitas yang sangat tidak menyenangkan.

Batasi aktivitas duduk diam di depan layar
Di zaman yang serba canggih sekarang ini, tidak sedikit anak yang lebih memilih menghabiskan waktu berjam jam hanya untuk menonton TV, bermain Game, atau sibuk dengan Hp nya. Sebisa mungkin, cobalah untuk anda membatasi durasi sang anak melakukan kegiatan tersebut tidak lebih dari 2 jam dalam sehari. Supaya dapat terkontrol dengan baik, jangan pernah menyimpan TV di kama anak. Selain itu, alangkah baiknya juga anda untuk menyimpan komputer di tempat belajar dari pada menyimpannya di dalam kamar.

Berikan pujian kepada anak
Perlu diingat, bahwa tidak semua anak memiliki kemampuan alami untuk melakukan beberapa aktivitas fisik, terutama dalam melakukan beberapa olahraga tertentu. Terkadang mereka akan menjadi tidak percaya diri dan selalu merasa malu disaat mereka tidak dapat melakukannya di depan umum. Maka dari itu, berikanlah pujian kepada sang anak jika mereka dapat melakukan beberapa aktivitas, walaupun aktivitas yang sederhana. Karena dengan pujian tersebut dapat membuat sang anak menjadi tambah percaya diri. Hindari memberikan komentar negatif kepada sang anak jika mereka tidak bisa melakukan beberapa kegiatan.

Tetapkan jadwal rutin
Jadikan beberapa aktivitas fisik anak menjadi bagian dari agenda rutin yang harus dilakukan. Sehingga lama kelamaan anak akan terus mengingat aktivitas tersebut. Contohnya yaitu, bahwa minggu pagi merupakan waktu untuk berlari atau bersepeda bersama keluarga.

Perkenalkan anak kepada idola/atlet
Hampir setiap anak memiliki kesenangan ketika dapat mengikuti aktivitas fisik yang biasa dilakukan oleh idola mereka. Contohnya yaitu, ketika sang anak mengidolakan pemain bulutangkis dan akhirnya menjadi gemar bermain bulutangkis, karena ingin menjadi seperti sang idola. Anda dapat mencari serta memperlihatkan sosok-sosok yang bisa dengan mahir melakukan aktivitas fisik yang disukai oleh anak anda, misalnya juara dunia olahraga bulutangkis.

Berikan teladan yang baik kepada sang anak
Biasanya anak akan dengan mudah mengikuti apa yang biasanya dilakukan oleh orang tuanya. Jika sepanjang hari anda sebagai orang tua hanya duduk menonton TV saja, maka ada kemungkinan besar jika nantinya anak anda juga akan mengikuti kegiatan yang sama dengan anda yaitu menonton TV seharian, dan anak anda akan menolaknya jika diminta untuk tidak menonton TV.

Teladan yang baik bisa diberikan dari hal-hal yang kecil, contohnya yaitu dengan memilih berjalan kaki atau menggunakan sepeda ketika akan pergi ketempat yang dekat seperti ke warung, serta anda juga dapat menyediakan waktu khusus untuk melakukan rutinitas berolahraga.

Itulah 9 Cara Kreatif Mengajak Anak Supaya Aktif Bergerak yang dapat stikesku.com sampaikan. Semoga saja informasi yang telah disampaikan ini dapat bermanfaat untuk anda semuanya, dan membuat anak menjadi lebih aktif lagi dalam bergerak.

9 Cara Kreatif Mengajak Anak Supaya Aktif Bergerak

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*