19 Macam Jenis Penyakit Pada Sistem Pencernaan Manusia

Terdapat berbagai macam jenis penyakit yang dapat menyerang sistem pencernaan, salah satunya yaitu asam lambung. Mungkin anda merasa penasaran, apa saja penyakit yang dapat menyerang sistem pencernaan ? Pada artikel kali ini, stikesku.com akan berbagi informasi mengenai 19 Macam Jenis Penyakit Pada Sistem Pencernaan Manusia yang perlu untuk anda ketahui.

19 Macam Jenis Penyakit Pada Sistem Pencernaan Manusia

Penyakit pencernaan adalah suatu masalah kesehatan pada sistem pencernaan yang melibatkan organ dan jalur peredaran proses mencerna makanan di dalam tubuh. Sistem pencernaan bertugas untuk memisahkan dan membuang bagian dari makanan yang tidak bisa dicerna seperti serat. Selain itu, sistem pencernaan juga bertugans untuk menerima makanan, mencerna atau memecahnya menjadi nutrisi yang bisa diserap untuk selanjutnya disalurkan ke seluruh tubuh melalui darah.

Sistem pencernaan memanjang dari mulut hingga anus. Bila dijabarkan secara alurnya, maka sistem pencernaan terdiri dari :

~ Mulut
~ Kerongkongan
~ Lambung
~ Usus kecil
~ Usus besar
~ Rektum
~ Anus

Selain organ-organ tersebut, organ lainnya seperti hati, pankreas, dan kandung empedu juga merupakan bagian dari sistem pencernaan, namun letaknya di luar saluran pencernaan.

Ada banyak jenis gangguan pencernaan, dan 19 contoh umum diantaranya adalah Batu Empedu, Crohn’s Disease, Diare, Divertikulitis, E. coli, Gastritis, Gastroenteritis, Irritable Bowel Syndrome, Keracunan Makanan, Konstipasi, Penyakit Asam Lambung, Penyakit Celiac, Penyakit Usus Buntu, Perut Kembung, Radang Usus, Sakit Maag, Sakit Perut, Tukak Lambung dan Wasir (Hemoroid). Berikut ini adalah penjelasan dari 19 kondisi tersebut.

Berikut 19 Macam Jenis Penyakit Pada Sistem Pencernaan Manusia Beserta Penjelasannya :

1. Batu Empedu
Batu Empedu adalah suatu kondisi ketika cairan yang berperan dalam pencernaan lemak yang terdapat pada kantong empedu mengalami pengerasan.

Pengerasan kolesterol yang tertimbun dalam cairan empedu merupakan hal yang diduga menjadi penyebab terbentuknya batu empedu. Adanya ketidakseimbangan antara kolestrol dan senyawa kimia dalam cairan tersebut merupakan hal yang menyebkan pengerasan kolesterol tersebut.

2. Crohn’s Disease
Crohn’s Disease atau penyakit Crohn adalah penyakit jangka panjang yang terjadi karena adanya peradangan pada usus dan lapisan dinding sistem pencernaan, mulai dari mulut hingga ke anus. Akan tetapi, bagian akhir usus kecil (ileum) atau usus besar adalah bagian yang lebih sering terkena penyakit ini.

3. Diare
Mungkin semua orang sudah tau dengan penyakit sistem pencernaan yang satu ini. Diare adalah suatu kondisi yang mana penderitanya mengelami frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering dibandingkan dengan biasanya dan tinjanyapun encer. Konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit merupakan hal menyebabkan terjadinya diare.

4. Divertikulitis
Berbeda dengan diare, mungkin anda baru mendengar dengan penyakit sistem pencernaan yang satu ini. Divertikulitis adalah suatu kondisi ketika terjadi peradangan atau infeksi pada kolon (usus besar).  Terbentuknya kantung atau benjolan kecil pada dinding usus sendiri sudah merupakan kelainan yang biasa dinamakan divertikula.

5. E. coli
E. coli atau dalam istilah medisnya Escherichia coli adalah sejenis bakteri yang umum ditemukan di dalam usus manusia yang sehat. Makanan dan minuman yang terkontaminasi, terutama sayuran mentah dan juga daging yang kurang matang biasanya merupakan hal yang menjadi penyebab seseorang terkena infeksi bakteri E. coli.

6. Gastritis
Gastritis adalah suatu kondisi ketika dinding lambung mengalami peradangan. Gastritis terbagi menjadi dua jenis, yaitu Gastritis akut atau muncul secara mendadak dan cepat reda dan Gastritis kronis atau terjadi secara perlahan dan berlangsung lama.

7. Gastroenteritis
Terjadinya infeksi pada usus atau perut yang disebabkan oleh beberapa jenis virus merupakan suatu kondisi yang disebut dengan Gastroenteritis. Infeksi ini biasanya dapat menyebabkan seseorang mengalami mual, muntah, diare, kram perut, dan terkadang demam. Gastroenteritis juga dikenal dengan istilah flu perut, flu lambung, atau virus perut.

8. Irritable bowel syndrome (IBS)
Jenis penyakit yang mengganggu sistem pencernaan yang lainnya yaitu Irritable bowel syndrome (IBS). Penyakit kronis ini akan menyerang usus besar dan bisa jadi akan hilang timbul selama bertahun-tahun atau bahkan seumur hidup.

9. Keracunan Makanan
Mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi oleh organisme menular, seperti bakteri, virus, dan parasit adalah hal yang menjadi penyebab seseorang keracunan makanan. Kontaminasi dapat terjadi saat makanan sedang diproses atau dimasak dengan tidak benar.

10. Konstipasi
Tidak bisa buang air besar secara teratur atau tidak bisa sama sekali merupakan suatu kondisi yang disebut dengan konstipasi. Biasanya gejala yang dirasakan oleh penderita adalah tinja menjadi mengeras dan padat dengan ukuran sangat besar atau sangat kecil.

11. Penyakit Asam Lambung
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau yang lebih dikenal dengan penyakit asam lambung adalah suatu kondisi yang memang sangat umum terjadi di masyarakat indonesia. Naiknya asam lambung menuju esofagus merupakan kondisi yang menyebabkan asam lambung. Biasanya kondisi tersebut juga dapat menimbulkan rasa nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada.

12. Penyakit Celiac
Penyakit celiac adalah kondisi di mana pencernaan seseorang mengalami reaksi negatif saat mengonsumsi gluten. Gluten sendiri adalah protein yang bisa ditemukan pada beberapa jenis sereal seperti gandum, jelai (barley), dan gandum hitam. Beberapa makanan yang mengandung sereal tersebut adalah pasta, keik, sereal sarapan, saus atau kecap tertentu, sebagian besar roti, dan beberapa jenis makanan siap saji.

13. Penyakit Usus Buntu
Penyakit usus buntu atau apendisitis merupakan penyakit yang umum dan paling sering ditemukan pada kalangan muda yang berusia 10-20 tahun. Penyakit ini dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang cukup serius jika mengalami pembengkakan dan peradangan.

Usus buntu adalah organ berbentuk tabung kecil dan tipis berukuran 5-10 cm yang terhubung di usus besar (tempat tinja terbentuk). Tidak ada yang tahu kenapa kita memiliki usus buntu dan pengangkatannya pun tidak memengaruhi kesehatan.

14. Perut Kembung
Ketika perut terasa penuh, kencang dan terlihat membesar merupakan suatu kondisi yang disebut dengan perut kembung. Biasanya kondisi ini membuat kita merasa tidak nyaman. Selain itu, Kondisi ini bisa disertai dengan gejala kentut secara berlebihan, bersendawa, serta perut terasa bergejolak.

15. Radang Usus
Radang Usus adalah suatu penyakit yang dikarenakan terjadinya peradangan atau inflamasi pada usus. Radang usus sendiri terbagi menjadi dua, yaitu kolitis ulseratif dan penyakit Crohn. Kedua kondisi ini diakibatkan oleh peradangan kronis pada bagian gastrointestinal (sistem pencernaan).

16. Sakit Maag
Dispepsia atau yang lebih umum dikenal dengan sakit maag adalah suatu kondisi yang berawal dari adanya peradangan pada dinding lambung bagian dalam. Rasa sakit seperti perih atau panas dari leher hingga bagian tengah perut, merupakan gejala umum dari sakit maag. Radang lambung yang sering atau terus-menerus berlangsung membuat lapisan dinding lambung bagian dalam terkikis sehingga terbentuklah luka yang disebut tukak lambung.

17. Sakit Perut
Mungkin semua orang pernah mengalami yang namanya sakit perut. Sebagian besar tidak memiliki penyebab yang serius. Tapi, ada beberapa sakit perut yang menjadi gejala dari penyakit lain yang lebih serius dan berbahaya.

18. Tukak Lambung
Adanya luka pada dinding lambung yang diakibatkan karena terkikisnya lapisan dinding lambung merupakan suatu kondisi yang disebut dengan tukak lambung. Luka tersebut juga berpotensi muncul pada dinding bagian pertama usus kecil (duodenum) serta kerongkongan (esofagus).

19. Wasir
Pastinya anda sudah tau atau pernah mendengar tentang penyakit wasir. Wasir atau hemoroid adalah pembengkakan yang berisi pembuluh darah yang membesar. Pembuluh darah yang terkena wasir berada di dalam atau di sekitar bokong, baik di dalam rektum atau di dalam anus. Kebanyakan hemoroid adalah penyakit ringan dan bahkan tidak menimbulkan gejala.

Setiap penyakit pada sistem pencernaan ini tentunya dapat dicegah dengan mengubah pola hidup menjadi yang lebih baik, beberapa diantara nya yaitu berolah raga secara teratur, mengkonsumsi makanan sehat yang bagus untuk sistem pencernaan, tidak mengkonsumsi alkohol, dan masih banyak yang lainnya lagi.

Itulah informasi mengenai 19 Macam Jenis Penyakit Pada Sistem Pencernaan Manusia yang bisa saya sampaikan. Semoga saja informasi ini dapat bermanfaat untuk semuanya.

19 Macam Jenis Penyakit Pada Sistem Pencernaan Manusia

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*